Kolaborasi InnoCircle & Kinarya Coop Tingkatkan Perekonomian Melalui Film

Era digital membuat pola dalam kehidupan mengalami banyak perubahan, termasuk salah satunya inovasi-inovasi kreatif dalam bisnis. Bahkan, BEKRAF sudah lama menggiatkan optimalisasi 16 sektor ekonomi kreatif, salah satunya adalah film. Melalui film inilah Kinarya Coop memiliki misi meningkatkan perekonomian di Indonesia dengan kekuatan kolaborasi dan melibatkan masyarakat serta potensi yang dimiliki oleh talent-talent Generasi Z. Pembuatan film tersebut kemudian dinamakan Gerakan 1000 yang diketuai oleh Ivonny Zakaria.

kinarya kolaborasi innocircle

Alasan menggunakan media film sebagai peningkatan ekonomi dalam masyarakat adalah beragamnya bagian selama proses pembuatan film dimulai dari bidang properti, animasi, cahaya, hingga manajemen produksi. Gambaran pariwisata suatu daerah yang ditampilkan dalam film juga diharapkan dapat mendongkrak perekonomian dalam masyarakat sekitar. Bukan hanya pariwisata dan turunannya, namun juga agribisnis (pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan).

Salah satu film yang telah tayang di layar lebar yaitu Impian 1000 Pulau, yang mengangkat cerita anak nelayan yang mengejar mimpi dan berlatar di Kepulauan Seribu. Proses pembuatan film tersebut bersinergi dengan pemerintah, komunitas, pelaku usaha dan akademisi. Pembuatan film lainnya dengan mengangkat berbagai daerah di Indonesia juga akan segera di eksekusi. Untuk regional Jawa Tengah sendiri, Kinarya Coop berkolaborasi dengan InnoCircle Initiative (inkubator startup coop) dan Kopkun Institute. Dalam press conference yang dilakukan di Table Nine Resto, Purwokerto pada 6 Agustus 2019. Press conference tersebut dihadiri oleh Anis Saadah (CEO InnoCircle Initiative), Firdaus Putra (Direktur Kopkun Institute), Ivonny Zakaria (Ketua Gerakan 1000), dan Bima Kartika (Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Jateng).

Berbeda dengan film sebelumnya, khusus untuk di Jawa Tengah akan mengangkat tema teknologi digital blockchain. Melalui InnoCircle sebagai regional Jawa Tengah, antinya akan dibuka audisi untuk membentuk tim lokal seJawa Tengah. Kemudian tim tersebut akan memilih lokasi syuting dan memulai proses pembuatan film yang akan dimulai pada September 2019. Firdaus Putra menyebutkan dalam kesempatan kolaborasi ini harapannya dapat menjadi kesempatan untuk bekerja sama dengan prinsip koperasi dengan berbagai pihak. Kerja sama yang terbentuk nantinya bukan hanya meningkatkan ekonomi masyarakat namun juga mencitpakan kolaborasi yang kuat dalam tim film dalam berkarya dan berdampak.

Marfa U

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X