Mengapa StartUp Membutuhkan Inkubator?

Mendirikan sebuah startup saat ini menjadi tantangan tersendiri untuk dapat bersaing dan terjun di pasar. Dengan ciri khas pertumbuhan yang cepat, artinya akrab juga dengan resiko gagal lebih dini bahkan mengalami kerugian. Kegagalan yang terlalu cepat ini dapat diakibatkan oleh banyak faktor, seperti produk yang tak dibutuhkan oleh pasar, kekurangan biaya operasi, atau pemilihan bisnis model yang salah. Di sinilah bagaimana peran sebuah inkubator startup bekerja, membantu startup ketika masih dalam tahap awal pertumbuhan dan bertahan ketika menghadapi tantangan-tantangan yang akan dihadapi.

Ada beberapa peran inkubator yang menjadi keuntungan tersendiri bagi startup yang diinkbubasi, yaitu:

1. Research & Development

Riset, menganalisis secara dalam dan detail akan membutuhkan waktu yang lebih lama jika hanya dilakukan secara personal dalam startup tersebut.  Melalui inkubator, kegiatan ini akan lebih cepat dalam pengeksekusian serta penanganan akan akibat yang ditumbulkan nantinya. Fasilitas ini akan melibatkan banyak ahli dari berbagai macam latar belakang sehingga lebih luas lagi dalam penentuan keputusan. Hasil dari kegiatan ini dimulai sejak awal validasi ide, pembentukan model bisnis, pengembangan perluasan area pasar, dan lain-lain.

2. Coaching/Mentoring

mentoring startup

Startup yang diinkubasi akan mendapatkan fasilitas pendampingan dan mentoring dari yang sudah ahli atau berpengalaman terutama dalam sektor bisnis dan manajemen. Inkubator di sini akan menyediakan mentoring secara berkala dan terjadwal dalam periode waktu yang ditentukan dan bertahap dari awal sampai akhir. Mentoring ini bukan hanya memberikan gagasan maupun ilmu secara satu arah, namun juga bisa sebagai ajang diskusi dua arah bagaimana produk, strategi marketing, dan lain-lain akan dipilih dan dikembangkan.

3. Financial Support

Inkubator menyediakan akses bagi startup untuk mendapatkan pendanaan seperti pengajuan ke investor. Dengan telah mengikuti banyak proses dalam inkubasi, startup berkesempatan untuk pitching ke investor dan mendapatkan peluang yang besar dalam mendapatkan bantuan suntikan dana. Hal tersebut karena tentu saja investor akan lebih tertarik pada startup yang telah direkomendasikan dan menaruh kepercayaan lebih besar jika ingin memberikan bantuan modal.


4. Management Consultant

inkubator startup

Bukan hanya terfokus pada produk atau marketing saja, namun manajemen tim dalam sebuah startup yang tak kalah penting. Memiliki kinerja dan tim yang sehat akan mendukung produktivitas dan menghindari kegagalan startup dari bagian internal. Diharapkan juga, antar sesama individu dalam tim tersebut selain saling mendukung dalam satu kesamaan visi, juga saling terbuka akan ilmu yang dimiliki secara inisiatif. Meskipun terkenal dengan jam kerja yang fleksibel ataupun lebih santai, sikap disiplin dan attention to the details tetap harus ditanamkan pada masing-masing individu apalagi jika startup belum memasuki zona aman.

5. Wider Business Network

Bertemunya aneka ragam latar belakang bisnis, hal tersebut juga menjadi keuntungan karena akan menambah relasi, ilmu, serta jaringan bisnis dan memungkinkan mendapat banyak akses. Dapat juga mendapatkan partner bisnis yang potensial, bukan hanya berhenti pada tahap diskusi akan ide maupun solusi akan permasalahan yang ada. Membentuk sebuah tim juga dapat dilakukan di sini, seperti menemukan komponen-komponen yang tepat untuk hipster, hustler, dan hacker. Bukan hanya jaringan dalam lingkup lokal saja, namun regional hingga nasional.

6. Facilities, Access, & Working Space

Beberapa inkubator juga menyediakan support berupa fasilitas dan ruang kerja bersama dengan gratis maupun biaya yang murah. Tujuannya bukan hanya sekadar memberikan fasilitas untuk berkembang, namun saling tukar ide maupun ilmu dengan startup lain yang berada pada waktu yang bersamaan maupun mencari insight dari masing-masing ahli. Startup yang diinkubasi juga lebih mendapatkan kesempatan untuk mengikuti banyak event-event startup baik lokal maupun sampai tingkat nasional.

Demikian beberapa keuntungan jika mengikuti proses inkubasi startup, dan jika saat ini kamu anak muda di Purwokerto dan sekitarnya yang tertarik untuk memiliki startup, memiliki ide namun belum memiliki tim, memiliki ide namun kesulitan dalam pengembangan model bisnis, masuk ke inkubator adalah solusinya. InnoCircle Initiative, inkubator startup coop di Purwokerto menyediakan fasilitas-fasilitas di atas dan siapa saja dapat mendapatkan kesempatan tersebut dengan mengisi persyaratan di form APPLY. 3 startup sudah berkembang dan mendapatkan pendanaan dari investor yaitu Beceer, Pedihelp, dan BookCircle. Startupmu kah selanjutya?

Marfa U

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X