InnoCircle Initiative & 3 Startup Inkubasi Ikuti 4DX Training & Workshop

4DX

InnoCircle Initiative dan 3 startup coop inkubasinya (Pedihelp, Beceer, & BookCircle ikuti The 4 Disciplines of Execution Training & Workshop pada Rabu-Kamis, 19-20 Juni 2019 bertempat di Hotel Dominic, Purwokerto. Acara tersebut diselenggarakan oleh Prakarsa Unggul Consulting yang berkolaborasi dengan Kopkun Group dan Kopkun Institute dan ditujukan untuk koperasi, startup coop, credit union, dan bisnis lainnya. Selama dua hari tersebut para peserta dipandu oleh 4DX trainer specialist, Purwanto Waluyo, S. E, M. Si secara full time.

4DX atau eksekusi 4 disiplin ilmu sendiri merupakan straregi atau cara yang efektif dalam meningkatkan performa kinerja SDM dalam pencapaian visi dalam suatu perusahaan. Mulkan Putra Sahada, selaku moderator dalam acara tersebut memberikan pengantar bahwa banyak perusahaan terjebak suasana di mana banyaknya SDM yang berbakat namun tidak menghasilkan pencapaian yang fantastis. Perusahaan seakan berjalan hanya sesuai “teks” dan bahkan terjebak dalam kegiatan sehari-hari.

4DX

Sebagai inkubator startup coop yang sedang bertumbuh di Purwokerto, maka 4DX ini bisa menjadi insight bagaimana manajemen akan terbentuk. Begitu juga dengan 3 startup coop inkubasi InnoCircle yang juga sedang melakukan aktivitas transaksi secara progresif. Dalam kesempatan tersebut, 3 perwakilan dari tim manajemen InnoCircle (Anis Saadah, Nur Ikhwanudin, dan Marfa Umi) belajar mengenai lima fase dalam 4DX yaitu kejelasan dari pimpinan, penelusuran, adopsi, optimalisasi, dan kebiasaan.

Fokus 4DX ini terdiri dari fokus pada the wildly important goal, bertindak pada lead measure, mengelola scoreboard, dan menciptakan irama akuntabilitas. Pada hari pertama kegiatan dimulai dengan perkenalan masing-masing profil dari perusahaan dan dilanjutkan dengan dilakukan dengan materi dan praktik dua tahap pertama yaitu fokus pada Wildly Important Goal dan Lead Measure. Namun, sebelum memasuki tahap WIG, Purwanto menegaskan kembali visi dari perusahaan agar yang sebelumnya yang masih bersifat “mimpi” agar lebih dapat diukur. Untuk itu dari perkenalan masing-masing visi dari company profile sebelumnyaitulah Purwanto memberi arahan agar dapat terukur dan tidak mengambang.

4DX

VISI menjadi poin utama yang paling penting sebelum memulai 4DX. Visi yang harus dapat diukur ini didapatkan dari analisis dan riset SWOT untuk menghasilkan target yang terukur dalam perusahaan. Dalam proses tersebut tentunya memerlukan waktu yang panjang karena analisis harus didapat bukan berdasarkan asumsi. Faktor pendorong dalam penyusunan visi secara terukur ini adalah SDM  yang paham dalam menganalisis SWOT dan juga skill yang dipunyai dan sesuai di bidangnya.

Setelah visi ditentukan, maka hal yang dilakukan selanjutnya adalah Wildly Important Goal (WIG) atau meletakan prioritas yang paling di antara yang paling penting. Fokus WIG inilah yang diharapkan akan berdampak secara langsung terhadap pergerakan visi. Dalam kesempatan tersebut juga, 3 perwakilan dari InnoCircle beserta peserta lainnya merumuskan WIG dengan menuliskan gagasan, durasi waktu, target yang terukur, serta peringkat. Hasil yang ditulis dalam media kertas tersebut kemudian akan dikoreksi oleh Purwanto sendiri sebagai 4DX trainer specialist. Beliau memberikan arahan agar menghilangkan beberapa gagasan yang bersifat menjadi beban tercapainya vusi, gagasan yang tak terukur, dan gagasan yang lambat dalam pergerakan. Hal lain yang juga penting dalam WIG ini adalah peran pimpinan sebagai motor penggerak dan menciptakan engagement pada seluruh bagian dengan memiliki regulasi yang jelas.

4DX

Setelah penyusunan WIG, para peserta diarahkan untuk membuat Lead Measure yang terdiri dari dua jenis yaitu small outcomes dan leveraged behaviour. Small outcome merupakan fokus untuk tercapainya hasil mingguan tim yang akan berdampak pada kemandirian dari setiap anggota tim, sementara leveraged behaviour bertujuan untuk menghasilkan perubahan perilaku dari masing-masing pelaku small outcome yang merupakan akan menjadi goal 4DX. Kebiasaan inilah yang kemudian akan membangun budaya dalam perusahaan dan berketerusan dalam pencapaian visi. Pendekatan-pendekatan yang diambil dalam kedua unsur lead measure tersebut harus diambil berdasarkan apa yang menjadi kebutuhan dan berpengaruh secara langsung terhadap WIG. Sama seperti kegiatan sebelumnya, Tim InnoCircle juga mengikuti praktik pembuatan small outcome dan lead behaviour sesuai ekosistem manajemen di InnoCircle. Tim InnoCircle juga berkesempatan untuk mempresentasikan hasil dan mendapatkan masukan-masukan dalam pengembangan sesuai dengan strategi dari 4DX di hari pertama tersebut. WIG dan Lead Measure yang sudah disusun, akan dilanjutkan ke dua tahap selanjutnya pada kegiatan di hari selanjutnya.

Marfa U

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Webb Application Security