Startup Coop Goes to School: Kenalkan Startup Sejak Usia Sekolah

purwokerto startup coop goes to school

Setelah berbagai pengenalan startup coop di beberapa universitas di Purwokerto melalui Inno Goes to Campus, InnoCircle Initiative bekerja sama dengan Disnakerkop Kab. Banyumas mengenalkan gerakan startup di SMK N 1 Purwokerto pada Selasa, 30 April 2019 lalu. Selain mengenalkan startup sejak dini saat berada di sekolah, kegiatan ini juga bertujuan untuk membuka wawasan lebih luas lagi pada calon talenta digital mengenai bisnis model baru saat ini agar dapat memaksimalkan potensi dan keahliannya yang berkaitan dengan dunia digital. Kegiatan yang diikuti oleh sebanyak 40 siswa kelas 11 jurusan multimedia ini dibuka dengan sambutan oleh Bapak Carso, S. Pd selaku Direktur Technopark SMK N 1 Purwokerto dan Bu Umi Sangadah, S. Sos, M. M dari Disnakerkop dan UKM Kab. Banyumas.

purwokerto startup coop goes to school

Kegiatan inti dibagi menjadi 3 materi yaitu pengenalan startup coop, design thinking, dan business model canvas. Materi pertama dibawakan oleh Anis Saadah, CEO InnoCircle Initiative bahwa memiliki cita-cita dalam startup jangan hanya menjadi pekerja dalam startup yang sudah besar di kota besar saja. Namun habiskan jatah kegagalan di masa muda dengan membuat sendiri startup. Mengapa startup, selain sistem yang cepat dan inovatif namun juga menciptakan ruang kerja yang lebih fleksibel dengan meninggalkan sistem konvensional yang perlu ditinggalkan seperti sifat bossy, perfeksionis, mediator dan lain-lain. Akan menjadi kebanggan lagi jika startup tersebut dan bertumbuh secara meluas dalam ekonomi masyarakat sekitar di kota kecil Purwokerto ini.

Anis juga memberikan insight betapa pentingnya untuk terus menggali potensi dan skill dalam bidang digital karena seiring waktu, pekerjaan-pekerjaan seperti accounting dan aparaturkemungkinan akan tergantikan oleh tools. Untuk itu, penting sekali untuk meningkatkan creative skill sebagai talent digital. Hal tersebut juga disampaikan sesuai dengan jenjang mereka dan pengarahan untuk pasca lulus sekolah nanti. Siswa di era sekarang harus dapat melihat pola jurusan yang benar-benar sesuai dan dibutuhkan di masa depan. Pun sama untuk memulai tahapan awal sederhana dalam membuat startup yaitu mencari peluang dengan melihat pola, mengumpulkan tim, hingga tahap validasi ide.

purwokerto startup coop goes to school

Kemudian materi kedua yaitu pengenalan awal design thinking disampaikan oleh Aef Nandi (founder PEDI) agar pemahaman mengenai startup dapat lebih paham lagi. Design dalam hal ini merupakan design dalam arti luas tidak seperti desain visual saja, yaitu bagaimana design tersebut bekerja. Inti dari adanya design thinking ini dimaksudkan untuk kenyamanan pengguna akan produk yang akan kita keluarkan pada fungsi.  Elemen kunci dalam design thinking yaitu people centered (fokus pada pengguna), highly creative (memberikan ide dengan sekreatif mungkin), hands-on (memulai aksi dari diskusi untuk trial dan error), dan iterative (perbaikan dan masukan-masukan). Fase dari design thinking ini sendiri ada 5 yaitu empaty (elemen: observasi, engage, lihat dan dengar), define (elemen: user, kebutuhan, insight), ideate (elemen: creativity, group sinergy, evaluasi), prototype, dan test.

Dilanjutkan dengan materi dan kegiatan terakhir yaitu pengenalan dan praktik Business Model Canvas (BMC) yang dibawakan oleh Dinnur Rais (Bookcircle Business Development). BMC sendiri merupakan solusi pembentukan sebuah ide bisnis hanya dalam satu lembar kertas dan dengan waktu yang singkat dan efektif. Para siswa diperkenalkan pada kolom-kolom BMC seperti Value Proposition, Customer Segment, Customer Relation, Channel, Key Resource, Key Activities, Key Partner, Cost Structure, dan Revenue Stream. Kemudian kelas dibagi menjadi kelompok untuk praktik BMC secara langsung yang dipandu oleh fasilitator yang kemudian selanjutnya dipresentasikan oleh kelompok masing-masing. Selanjutnya adalah evaluasi masing-masing kelompok. Dengan adanya serangkaian Startup Coop Goes to Campus ini harapannya menumbuhkan minat sejak dini mengenai startup dan tumbuh talent-talent digital yang berkualitas.

Marfa U

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X