StartUp Coop Camp: Sejauh Mana StartUpmu Dapat Meyakinkan Calon Investor?

StartUp Coop Camp yang menyasar startup founder dan pemuda koperasi untuk memasuki hari ketiga pada 9 Februari 2019. Kegiatan pada hari tersebut dibagi menjadi dua yaitu pemberian materi pada pukul 08.30-17.00 kemudian dilanjutkan dengan startup pitching pada pukul 19.00 sampai 23.00. Pengenalan materi startup coop pada kelas pemuda koperasi dimulai dari Lean StartUp oleh Fajar Nusantara, Team Building oleh Ali Sofyan, Manajemen StartUp Coop oleh Aef Nandi, dan Pertumbuhan & Valuasi StartUp oleh Novita Puspasari. Kemudian kegiatan mengenalkan ekosistem koperasi pada pelaku startup dimulai dengan Ekosistem dan Kolaborasi StartUp oleh Anggoro, Indonesia dan Ekonomi Digital oleh Hizkia Yosie, Team Management oleh Kemal Khoirur (Tuban Creative Hub) dan Perfect Pitch oleh Arif Mahfudin (CAZH) sebagai materi penutup untuk kelas gabungan sebelum picthing di hadapan juri terpilih.

Menurut Novita Puspasari, HC dalam Growth & StartUp Valuation, valuasi atau nilai ekonomi suatu bisnis bagi pelaku startup sangat penting untuk menentukan persentase saham yang akan diberikan pada investor saat terjadi pendanaan. Valuasi ini juga menjadi tolak ukur bagaimana startup akan melejit atau justru akan tinggal nama. Yang diperlukan dalam valuasi ini adalah akuntansi inovasi, pemetaan pasar (yang terdiri dari variabel geografi, demografi, dan psikologis), dan pengukuran. Kemudian perlu dua hal dalam menentukan angka valuasi startup yaitu pre money yang meliputi 11 metodologi pilihan seperti berkus dan scorecard, dan post/during money.

Hal yang serupa juga disampaikan oleh Anggoro (MIKTI) mengenai fintech, startup, dan digital economy. Dalam materi dan diskusi bersama disampaikan di kelas startup founder tersebut, Anggoro berpesan bahwa menjadi pelaku startup sekali lagi harus menengok kembali ke belakang karena perlunya mental yang kuat dalam membangun startup. Hal tersebut karena walaupun dikenal dengan jam kerja yang bebas dan kreatifitas tanpa batas, sekali lagi startup memiliki banyak tantangan dalam pengerjaanya dan memakan banyak waktu serta energi untuk bersaing dan mencari tempat serta bertahan dalam pasar.

Hari ketiga dilanjutkan dengan kesempatan sesi pitching yang dimulai sejak jam 19.30 sampai pukul 02.30 pagi. Total ada 22 peserta pitching dihadapan 3 juri dan investor, masing-masing diberikan waktu 5 menit untuk pemaparan produk startup mereka dan 5 menit untuk menjawab pertanyaan dari calon investor. Mereka adalah Anang Tri W (Kedai Token), Ari Bachtiar (Creative Developer), Aslam Fikri (EOD), Bayu Lukman & Tim (Beceer), Danang Eko (Jual Live), Danang P (Kampung Course), Dicky Naufal (Daya Raya), Fano Alfian (Ailesh Power), Fariz Sidik (Bantu Cari), Irvan Saeful (Koperasi Aja), M. Alkaff (SIKAP),M. Annas (HI Civil), Meiana (AIO), Muh Farid (Kitabuka), Muh. Lutfi (Puna Indonesia), Rangga & Tim (Pedihelp), Rifan & Tim (Jasaprima), Saelin N & Tim (Pesenin), Safriyan Jayadi (Nikah Yuk), Willianto Hamzah (PEMOEDA), Willy R (EPesantren) dan Yaqie & Dinnur (BookCircle).

Baca juga: StartUp Coop Camp Day 2: Perlunya Kolaborasi Kreatifitas dan Manajemen

Dari hasil picthing, para juri (Endy Chandra-PT Sakti Kinerja Kolaborasindo, Sharmila Yahya-Ketua Umum INKOWAPI, dan Arnold Ong-Pekerja Kreatif) mengemukakan beberapa poin dalam pitching yang akan membawa keberhasilan membawa pulang pendanaan. Poin tersebut adalah bagaimana founder menjelaskan produk tanpa latar belakang yang terlalu panjang dan langsung fokus pada apa dan fungsinya, memiliki kebutuhan dana yang detail dan pembagian hasil dengan investor, model bisnis yang jelas, serta dilengkapi dengan data yang detail. Poin-poin tersebut bukan lagi menjadi pendukung atau hanya sebatas menarik calon investor namun juga meyakinkan. Pada StartUp Coop Camp sesi picthing, total akan ada 3 pemenang produk startup terpilih dari seleksi dan penilaian ketat yang akan mendapatkan pendanaan dan akan diumumkan pada Rabu, 13 Februari 2019 mendatang.

Jangan lupa untuk terus mengikuti akun Instagram Innocircle Initiative untuk update dan informasi terbaru.

Purwokerto, 9 Februari 2019

Ditulis oleh: Marfa U

Marfa U

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Webb Application Security