StartUp Coop Camp: StartUp dan Koperasi, Bisakah Berkolaborasi?

Purwokerto, 7 Februari 2019. StartUp, kata yang identik dengan anak muda milenial, ide-ide kreatif, dan tak lepas dengan platform teknologi digital dalam mempermudah kegiatan manusia sehari-hari. Dengan kehadiran startup, kegiatan seperti memakai jasa transportasi, pemesanan makanan, hingga pemesanan tiket menjadi mudah dan memungkinkan dalam meningkatkan produktivitas. Kemudian bagaimana dengan anggapan tentang koperasi di era internet of things ini? Kata-kata seperti simpan pinjam, swalayan, serta kumpulan masyarakat pedesaan masih melekat dalam term koperasi, apalagi bagi yang belum berproses dalam koperasi. Dua hal yang tersebut yang dikolaborasikan dalam acara StartUp Coop Camp yang diselenggarakan oleh kerja sama antara Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation, Kementerian Koperasi dan UKM RI Bidang SDM, InnoCircle Initiative, dan PT Sakti Kinerja Kolaborasindo.

StartUp Coop Camp dilaksanakan selama 4 hari mulai dari 7 sampai 10 Februari bertempat di Meotel Purwokerto dengan mengkombinasikan serangkaian workshop dengan praktek langsung berupa pitching dengan pembicara dan praktisi yang ahli di bidangnya. Kegiatan yang bertujuan untuk menstartupkan koperasi dan mengkoperasikan startup ini diikuti oleh 60 peserta terpilih yang dibagi menjadi dua kelas, yaitu startup founder dan pemuda koperasi yang telah diseleksi dari 250 pendaftar. Bukan hanya berasal dari Purwokerto, kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para peserta yang berasal dari Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Salatiga, Kudus, Tasikmalaya, Jogja, hingga Lampung.

<

p style=”text-align: justify;”>
Sebelum dibagi menjadi kelompok kelas, hari pertama dimulai dengan talkshow startup coop yang diisi pembicara seperti Firdaus Putra (Direktur Yayasan Kopkun Institute), Christian Emerson (Wakil Ketua KBRI), Uung Fery (CEO TDK), serta Arsad Dalimunte (Ketua Dekopinda Banyumas). Kemudian pada kelas pemuda koperasi diperkenalkan pada materi “Generasi Milenial dan Pertumbuhan Ekonomi Digital” oleh Fajar Nusantara, CIO InnoCircle Innitiative dan “Apa dan Bagaimana StartUp” oleh Anis Saadah, CEO InnoCircle Innitiative. Sementara pada kelas startup founder, materi hari pertama dibawakan oleh Arsyad Dalimunte selaku Ketua Dekopinda Banyumas dengan tema “Apa, Mengapa, Bagaimana Koperasi?” kemudian dilanjutkan materi oleh Fidaus Putra selaku Board of ICCI dengan mengusung tema yang masih relevan yaitu “Gerakan Koperasi dan StartUp Coop”. Perbedaan yang mendasar dalam startup coop dan startup konvensional terletak pada model kepemilikan di mana pembagian keuntungan bukan berdasarkan oleh capital namun kontribusi manusia sebagai sumber daya sesuai dengan prinsip koperasi one man, one vote.

Baca juga:  StartUp Coop Camp Day 4: StartUp Coop Sebagai Warna Baru dalam Ekosistem StartUp

Firdaus Putra berharap dengan adanya StartUp Coop Camp dengan tema Rejuvenating Co-operatives Through Innovation ini para peserta bukan hanya memahami startup coop dan berkolaborasi ide yang memungkinkan untuk mendapatkan pendanaan, namun juga dapat menumbuhkan ekosistem startup coop di kotanya masing-masing setelah mengikuti serangkaian pelatihan dan workshop selama 3 hari ke depan. Selain itu, beliau juga memiliki harapan agar kegiatan camp ini juga akan diselenggarakan di kota-kota lain seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung nantinya.

Jangan lupa untuk mengikuti akun Instagram Innocircle Initiative untuk update dan informasi terbaru.

Ditulis oleh: Marfa U

Marfa U

6 Comments

  1. […] oleh Kementrian Koperasi & UKM RI (tentang kegiatan pelatihan silahkan klik di sini dan klik disini). Diskusi terbatas ini diluar agenda pelatihan formal dan berlangsung atas permitaan mereka […]

  2. […] Baca juga: StartUp Coop Camp Day 1: Koperasi dan StartUp, Bisakah Berkolaborasi? […]

  3. […] StartUp Coop Camp Day 1: StartUp dan Koperasi, Bisakah Berkolaborasi? […]

  4. […] StartUp Coop Camp Day 1: StartUp dan Koperasi, Bisakah Berkolaborasi? […]

  5. […] Baca juga: StartUp Coop Camp Day 1: Koperasi dan StartUp, Bisakah Berkolaborasi? […]

  6. […] satu startup coop inkubasi InnoCircle yang juga telah berhasil mendapatkan pendanaan dari kegiatan StartUp Coop Camp pada Februari lalu. Pedi bergerak dalam menawarkan jasa pencarian tukang seperti kebersihan dan […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Webb Application Security